Home / Advetorial / Peran Pers dalam Pembangunan di Provinsi NTT

Peran Pers dalam Pembangunan di Provinsi NTT

KoranNusa.com- Di era pasca reformasi sekarang ini, tanpa disadari pers atau media massa sangat berperan dalam pembangunan suatu daerah. Termasuk di Provinsi NTT, pers mempunyai peran yang dibutuhkan atau diperlukan baik secara langsung maupun tidak langsung dalam proses mengisi pembangunan khususnya di bidang informasi (publik).

Pemerintah Provinsi NTT di bawah kepemimpinan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dan Wakil Gubernur Josef A. Nae Soi sepertinya sangat memahami bagaimana keterlibatan pers sangat penting dalam mendorong serta mendongkrak promosi pembangunan daerah.

Salah satu contoh nyata adalah dengan didirikannya radio streaming milik Pemerintah Provinsi NTT, yakni Radio Swara NTT yang dipercayakan pengelolaannya oleh Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT yang diarsiteki Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si. Keberadaan radio ini diharapkan mampu menambah daya dorong dan promosi pembanguan di Provinsi NTT.

Gubernur VBL sangat mengharapkan adanya sebuah propaganda yang kuat terkait pelaksanaan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan di Provinsi NTT melalui berbagai pemberitaan dan dokumentasi; baik melalui media cetak, media elektronik, maupun media online.

Karena itu, dalam sebuah kesempatan Gubernur VBL menegaskan, “Provinsi NTT ini tanpa progaganda itu mati.” (KoranNusa.com 7/12/2019).

Melalui peran pers dan media massa, berbagai program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten / Kota se NTT dapat diwartakan dan disalurkan dengan baik sehingga diketahui oleh publik. Segala upaya promosi untuk meningkatkan animo wisatawan baik wisatawan manca negara maupun wisatawan nusantara yang berkunjung ke NTT dapat tersosialisasi dengan baik.

Karena itu, Pers sebagai pilar ke-empat demokrasi setelah Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif sangat dibutuhkan fungsi kontrolnya terhadap pembangunan daerah.

Gubernur NTT saat meresmikan radio Swara NTT (foto ; KoranNusa)

Pers di NTT musti terus kritis, cerdas dan solutif dalam mengawal setiap agenda pembangunan di dearah. Sehingga tercipta pembangunan yang transparan, akuntable dan kredibel.

Pers tidak hanya hadir (untuk) sekadar mengkritik, tetapi juga, pers di NTT harus siap menjadi corong promosi dan propaganda yang efektif dalam melayani kepentingan informasi (di) publik. Pers musti menjadi jembatan utama Pemerintah Provinsi NTT guna menyampaikan segala potensi yang ada khususnya berbagai potensi pariwisata yang mampu mendatangkan nilai ekonomis bagi pemenuhan kesejahteraan masyarakat.

Hal ini selaras dengan tekad Pemerintah Provinsi NTT yang menjadikan pariwisata sebagai prime mover (motor penggerak) utama dalam pembangunan di Provinsi NTT. Potensi wisata dan potensi-potensi lain di Provinsi NTT musti terus dipromosi dan dipropagandakan secara masif dan berkelanjutan oleh media pers.

Seperti amanat undang-undang pers nomor 40 tahun 1999, pers diwajibkan menyajikan informasi-informasi yang berimbang, akurat dan terpercaya. Pers (harus) ikut terlibat dalam mencerdaskan kehidupan berbangsa, menegakan kebenaran dan keadilan.

Segala pemberitaan kontrol yang disampaikan pers tentang program-program pemerintah mengenai kelebihan dan kekurangannya akan menjadi bahan yang positif untuk menyusun perbaikan program pembangunan di daerah.

Keterlibatan pers di NTT dalam upaya pembangunan melalui pemberitaan-pemberitaan yang bernilai edukatif telah dilakukan secara baik dan maksimal. Ini sebagai bentuk pers ikut terlibat dalam proses pembangunan di daerah khususnya di Provinsi NTT.

Hubungan pers dan pemerintah khususnya melalui Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT juga semakin bersinergi dengan baik. Ini sangat positif sebagai upaya mempercepat proses sosialisasi berbagai program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh pemerintah demi kepentingan kesejahteraan masyarakat.

Program penting pemerintah dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat dan publik jika ada komunikasi dan publikasi yang maksimal dari media pers. Hubungan pemerintah dengan media pers ibarat simbiosis mutualisme. Saling menguntungkan dan tidak ada pihak yang merasa dirugikan.

Selamat Hari Pers Nasional. Pers yang sehat dan kuat memberikan kontribusi yang berharga bagi tumbuh dan berkembangnya demokrasi di suatu wilayah. Kita juga membutuhkan publik yang cerdas dalam menilai dan memaknai hasil kerja jurnalistik. Hasil kerja jurnalistik yang bermutu sajalah yang mampu bertahan di era kompetisi media yang kian kompetitif ini.

(advetorial kerjasama Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT dengan Korannusa.com *)